Kampung Hijau Pegangsaan

Kampung Hijau Pegangsaan

Kampung Hijau Pegangsaan

Sebagai pencinta Bumi, boleh juga kita studi banding ke beberapa kampung hijau di Jakarta. Siapa tahu bisa diaplikasikan ke daerah rumah kita. Beberapa tahun lalu, enggak ada yang luar biasa dari kampung-kampung ini. Bentuknya agak kumuh, rumahnya padat, banyak tempat cuma jadi ”gudang” barang rongsokan. Nah, beberapa kampung itu berhasil berbenah diri. Asli, kalau jalan di gang-gangnya, enggak kerasa lagi di Jakarta. Soalnya, kawasan itu didominasi tanaman, jadi rasanya teduh dan sejuk. Iseng-iseng MuDA ngitung, di tiap rumah itu minimal ada 50 tanaman! Seperti Kampung Hijau Pegangsaan, yang masuknya dari Jalan Bonang, di belakang tugu Proklamasi. Masuk aja ke Gang C, di belakang Taman Kodok.

Semua itu masyarakat setempat yang bikin. Andri, warga Pegangsaan, bilang, warga setempat senang kalau ada yang mau jalan- jalan dan belajar bikin kampung hijau. Mereka memanfaatkan lahan kosong, termasuk halaman di depan rumah setiap warga untuk ditanami tanaman yang berguna. Jadilah ada Taman Obat dan Kios Hijau.

Ada juga taman yang namanya unik, Taman Tarzan. ”Soalnya yang bikin, nanem, dan memelihara taman ini cowok semua,” kata Andri tentang nama taman itu. Uniknya, para putabuers di sini punya tempat sendiri, namanya Sanggar DPR alias daerah pinggir rel. Selain ada band buat mereka latihan, juga ada rumah pohon. Seru! Hari, siswa Taman Siswa 3, yang waktu itu lagi berlatih drum bercerita, kalau hampir tiap hari dia ke Sanggar DPR. ”Dulu, di sini banyak yang suka ’ny u nt i k ’ obat, makanya kita juga bikin pendampingan buat teman-teman biar enggak ketergantungan,” kata Bengbeng, koordinator Sanggar DPR.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s